
Semarak RITMA Discussion, Wadah Bertukar Perspektif Mahasiswa UIN Alauddin Makassar
–
Makassar, 9 April 2026 — Unit Kegiatan Mahasiswa Riset, Keilmuan dan Kemitraan Masyarakat UIN Alauddin Makassar atau yang dikenal dengan UKM RITMA UINAM kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya intelektual mahasiswa melalui program kerja unggulan Departemen Pendidikan dan Pengkajian, yaitu RITMA Discussion. Kegiatan ini sukses diselenggarakan pada Kamis, 9 April 2026 dengan antusiasme peserta yang melampaui ekspektasi
RITMA Discussion menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertukar gagasan serta memperluas wawasan keilmuan lintas disiplin. Tidak hanya sebagai forum akademik, kegiatan ini juga mempererat relasi antar mahasiswa dari berbagai jurusan.
Salah satu peserta, Zaki Aldino dari jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan.
“Saya harap RITMA Discussion ini dapat dipertahankan atau dilanjutkan terus karena ini sangat baik. Selain kita belajar, kita juga bisa saling kenal mengenal dengan yang lainnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Mutia, mahasiswa Hubungan Internasional. Ia menilai diskusi yang dihadirkan sangat berbobot dan memberikan banyak manfaat.
“Saya sangat suka dengan RITMA Discussion ini, karena banyak ilmu yang didapat dan ilmunya berdaging semua dan banyak buku yang bisa kita sharing. Untuk pesannya, saya berharap RITMA Discussion ini bisa terus dijalankan,” tuturnya.
Sementara itu, Muh. Irfan Rusli selaku pengurus RITMA dari Departemen Penerbitan dan Penulisan menyoroti pentingnya keberagaman perspektif dalam diskusi.
“Sangat luar biasa bisa berada di tempat diskusi seperti ini, karena kita bisa saling berbagi perspektif. Ketika kita kaya akan sudut pandang, maka empati dan simpati kita bisa terus tumbuh dengan baik. Pesannya, semoga selalu ada ruang-ruang diskusi seperti ini terus menerus,” ungkapnya.
Koordinator Departemen Pendidikan dan Pengkajian (penyelenggara), Nurul Ilmi, juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan kegiatan ini. Ia mengaku tidak menyangka jumlah peserta yang hadir melebihi target awal.
“Saya tidak berekspektasi kegiatan RITMA Discussion ini akan dihadiri oleh banyak orang, bahkan lebih dari target yang ingin dicapai. Namun, dalam penggarapannya tentu masih banyak evaluasi yang harus dilakukan. Semoga RITMA Discussion selanjutnya bisa lebih baik dan kabar baiknya insya Allah kami akan membuka kolaborasi dengan salah satu komunitas,” jelasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, RITMA Discussion diharapkan dapat terus menjadi wadah produktif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan serta membangun jejaring intelektual yang berkelanjutan.
Penulis: Nurwahida
Editor: Syahriana
