
Gowa, 4–5 Juli 2026 – Unit Kegiatan Mahasiswa Riset, Keilmuan, dan Kemitraan Masyarakat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UKM RITMA UINAM) sukses menyelenggarakan Seminar Proposal (Sempro) sebagai salah satu tahapan lanjutan bagi calon anggota IC XIV. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi yang bertujuan membentuk kader yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan riset, serta tanggung jawab ilmiah dalam menyusun karya tulis.
Seminar Proposal merupakan wadah bagi calon anggota untuk mempresentasikan proposal penelitian yang telah disusun melalui proses pendampingan. Selain menjadi ajang evaluasi akademik, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk memperoleh masukan konstruktif dari para penguji sebagai bekal dalam menyempurnakan proposal penelitian sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Sultanul Agung Muhtarom Bimbo, selaku Anggota Departemen Keorganisasian UKM RITMA UINAM, menjelaskan bahwa Seminar Proposal tidak hanya berorientasi pada kemampuan menyusun karya ilmiah, tetapi juga membekali kader dengan pemahaman mengenai proses penelitian secara menyeluruh.
“Pada hakikatnya, diadakannya Seminar Proposal adalah agar kader memahami langkah-langkah dan mekanisme penelitian, mulai dari penyusunan judul, perumusan subbab masalah, hingga proses pengumpulan data. Harapannya, kemampuan tersebut dapat mereka kelola dan terapkan dalam berbagai bentuk luaran, baik pengabdian kepada masyarakat maupun publikasi ilmiah. Substansi kegiatan ini bukan hanya agar kader mampu menulis dan meneliti, tetapi juga mampu mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya secara moral,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Amran, selaku Ketua Departemen Keorganisasian UKM RITMA UINAM, berharap Seminar Proposal menjadi proses pembelajaran yang berkelanjutan bagi seluruh calon anggota IC XIV.
“Melalui kegiatan ini saya berharap teman-teman IC XIV dapat memperoleh pengetahuan baru sesuai dengan substansi Seminar Proposal. Harapannya, mereka tidak berhenti sampai pada tahap ini saja, tetapi terus berproses hingga Seminar Hasil, Pengukuhan, bahkan mampu melanjutkan estafet kepengurusan UKM RITMA UINAM pada periode berikutnya,” ungkap Amran.
Sementara itu, Nur Fadillah, salah satu peserta Seminar Proposal dari IC XIV, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berharga dalam mengasah kemampuan presentasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
“Awalnya saya merasa sangat gugup dan takut melakukan kesalahan. Namun ketika tiba giliran saya mempresentasikan proposal, suasana seminar terasa kondusif sehingga saya bisa menyampaikan materi dengan lebih tenang. Para penguji juga memberikan kritik dan masukan yang membangun sehingga sangat membantu dalam proses penyempurnaan proposal penelitian saya,” ungkap Nur Fadillah.
Menurutnya, proses pendampingan yang telah diberikan selama persiapan seminar sudah membantu peserta dalam menyusun proposal. Ke depan, pendampingan tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan sehingga seluruh peserta memperoleh pengalaman belajar yang semakin maksimal sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Peserta lainnya juga menilai bahwa rangkaian Seminar Proposal memberikan pembelajaran yang tidak hanya berkaitan dengan penyusunan karya tulis ilmiah, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dalam menjalani proses penelitian.
Melalui tahapan penyusunan proposal hingga berbagai proses revisi, peserta belajar bahwa penelitian membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas karya ilmiah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tahapan penelitian selanjutnya sekaligus membangun sikap ilmiah yang bertanggung jawab.
Dengan terselenggaranya Seminar Proposal, UKM RITMA UINAM kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik di bidang riset, tetapi juga mampu mengimplementasikan hasil penelitiannya secara bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan, seluruh calon anggota IC XIV dapat terus melanjutkan proses kaderisasi hingga Seminar Hasil, Pengukuhan, serta menjadi generasi penerus yang mampu membawa estafet kepengurusan UKM RITMA UINAM ke arah yang lebih baik.
Penulis
Zahra Nafia
editor: Syahriana
